Confession #~

September 30, 2008 at 2:07 am (contemplation)

Jatuh cinta, akhirnya, pada hidup dan kehidupan. Meski terkadang pahit, namun manis yang terasa sesudah itu terasa lebih indah saat dikenang. Atau untuk dikenang.

Kurasakan kesakralan yang terasa makin langka dari dunia sekelilingku. Kutemukan lagi si pemantik api, dia yang mendobrak pintu kedataran, mencoba menarikku keluar dari titik minus jurang kejenuhan ini. Tahu bahwa seharusnya aku bersyukur. Tahu bahwa yang terluka semata batin ini, yang patah hati, yang manja karena tak kunjung yang terkasih membalas ekspresi cinta. Posesif, destruktif; dan hanya tak peduli bahwa cara itu salah. 

Tetapi dia tetap datang, menyuburkan harapan itu. Meski diri ini tetap merasa tergantung- tidak, akar masalah itu masih belum terselesaikan!

…Dan masih saja rasa takut itu membayangi. Bayangan akan pengkhianatan. Cemburu. Bosan. Semua jadi satu, semua jadi begitu… fluktuatif(untuk tidak mengatakan, begeistern).

3 Comments

  1. lagilelengkahalu said,

    whoa.. huhum.. moga perubahan2 konstruktif terus membayangi fase2 baru dalam setiap bab dari kehidupanmu Met.. ^_^

    Met lebaran.. :D !

    Baju lebarannya sering2 dipake.. =),

  2. aclit said,

    wkwkwk…

  3. gandhi said,

    wow! ada apa ini… heuheuheu…

Post a Comment