Pecah Telor
Ha ha ha pecah telor… akhirnya hari ini terposting juga komentar ilmiah pertama gue di milis fisika Indonesia! Senang juga rasanya… berasa ilmiah gitu:p
Begini nihh bunyinya…
“From: myquantum07 <myquantum07@ yahoo.com>(ini temen gue, si yudi, yang nanya)
To: fisika_indonesia@ yahoogroups. com
Sent: Saturday, January 10, 2009 9:24:52 PM
Subject: [FISIKA] APA YANG TERJADI ketika hujan turun ?
> to fisika_ers
> permisi Mas, Mbak… saya mau nanya…
kenapa pada saat turun hujan udara biasanya terasa panas ?
Bagaimana dengan tekanan dan kadar uap nya?????
> Tolong ya…
> Makasih.
Jawab gue…
hi yudi! ternyata kita ketemu di sini, ya mwha ha ha
sepengetahuan
meta, secara singkat pak indra noviandri pernah menjelaskannya waktu kita tpb. Meta coba terangkan seingat meta aja ya(kimia meta nggak jago2 amat, mungkin ada yang bisa bantu lebih detil penjelasannya)
jadi,
tahu kan kalo di alam ini ada yang namanya sistem entropi, atau derajat ketidakteraturan di alam semesta. Semakin besar entropinya, semakin tidak teratur suatu sistem. Nah, proses kondensasi awan, ternyata adalah proses eksoterm(melepas panas), di mana entropinyamengecil(sehingga awan semakin solid, semakin padat, semakin teratur).
Panas yang kita rasakan di sekitar kita itu adalah panas yang
dilepaskan awan ketika dia memadat.
kalo ga salah sih gitu yud… punteun, amatir banget penjelasannya. “
Pengalaman pertama mungkin memang yang paling mengesankan. Gue masih ingat saat pertama kali otak gue bisa mencerna bahwa gue dimarahin mama habis-habisan. Saat itu gue ketahuan bohong dengan bilang bahwa gue nggak jajan sembarangan. Tapi mama berhasil mengetahui kalo gue bohong, dan efeknya manjur banget: gue nggak pernah berani lagi bohong sama mama sejak saat itu.
Atau pengalaman pertama gue saat naik pesawat sama papa. Wuaa rasanya takjub banget melihat pemandangan awan dan bangunan2 kecil di bawah! Sensasi itu diperparah dengan kenyataan bahwa mbak pramugarinya cantik2 dan makanan di pesawat G***** jaman dulu itu memang masih yang terenak di dunia menurut ensiklopedi otak gue yang masih minim jam terbang dengan berbagai maskapai penerbangan.
Pengalaman pertama gue nyontek berlangsung dengan lancar dan aman2 saja… ha ha ha emang dari kecil gue dah bakat nyontek kali ya… atau wajah gue yang polos menggemaskan sangat itu menjadikan ibu guru pengawas tidak tega menegur dan mau aja memberi gue nilai enam koma enam di ulangan matematik waktu itu(kelas satu SD).
Cinta pertama gue? Ah rahasia dong…
lagilelengkahalu said,
January 13, 2009 at 12:55 pm
Mm.. debat pertama, that was one of the best moment,
latian debat pertama, that was one of the most ancur moment, hahahahah..
mau pamer juga..
!
pertama kali dapet jawaban terbaik di Yahoo Answer..
pertanyaannya waktu itu tentang, “we have enough religion to make us hate, bud not enough religion to make us love each other?”
jawaban yang guah pajang kek gini..
——————————————————————————
Mmm.. jangan salah..
agama adalah jalan yang dibuat tuhan, untuk membuktikan ketaatan manusia kepada tuhan, yang dalam praktek pembuktiannya, terkadang mengharuskan untuk bersentuhan dengan individu-individu lain..
kata “agama” sendiri memiliki arti sempit yang kemudian meluas, seiring berkembangnya zaman, sebagaimana halnya yang terjadi dengan kata “Tuhan”..
awalnya, agama adalah sekumpulan petunjuk yang datang dari tuhan, yang kemudian menjadi pedoman dan jalan hidup manusia, sekumpulan aturan-aturan, yang diciptakan agar manusia dapat hidup dengan tujuan..
Tuhan sendiri, adalah “dasar”, “alasan”, “kekuatan”, “substansi” yang “menciptakan”, “mengatur”, dan pada saat bersamaan “menguasai” segala sesuatu yang berhubungan dengan “makhluk”, atau “ciptaan”, yang dalam hal ini dapat berarti segala jenis eksistensi yang terkandung di alam semesta.. baik itu berupa “hukum”, “wujud”, atau “ideologi” dan “pemahaman”..
namun seiring dengan perkembangan zaman.. istilah Tuhan pun mulai di kritisi oleh sains, sehingga ketika Friedrich Wilhelm Nietzsche mengatakan bahwa Tuhan adalah segala sesuatu yang dianggap mutlak kebenaranya, dan sains, pada masa kebangkitannya, setelah adanya trauma masyarakat eropa pada gereja katolik yang sempat mengebiri sains habis2an, yang kemudian dikenal dengan renaissance, secara tidak sadar menjadikan sains sebagai sesuatu yang menggantikan fungsi Tuhan.. Tuhan yang pada awalnya dijadikan acuan dari segala bentuk alasan dan kegiatan manusia, secara perlahan mulai digantikan oleh sains..
Secara tidak disadari, muncullah agama baru yang kemudian dianut oleh para materialis yang mengaku atheis, padahal secara tidak disadari mulai menuhankan sains..
diluar itu, tanpa benar2 disadari, sebetulnya juga banyak pula bermunculan jenis2 agama lain yang menuhankan Tuhan2 lain.. yang, tentunya secara etimologis dan bahasa, tidak diakui sebagai agama2.. tapi secara konsep merupakan bentuk2 baru dari agama.. misalkan orang2 yang menuhankan sosialisme atau kapitalisme, menuhankan aliran musik tertentu, ideologi tertentu, atau kepala geng dan kepala mafia tertentu..
dalam hal ini, agama juga ada yang mengajarkan eksklusifitas sehingga menimbulkan dua efek buruk :
- ajaran untuk cenderung membenci agama lain.. (walaupun pada banyak kasus, ini adalah buah dari misunderstand terhadap agama itu sendiri, atau hasil dari propaganda orang2 yang menyukai, atau diuntungkan dengan adanya chaos..)
- keinginan dari fanatis agama tertentu, untuk mengajak sebanyak-banyak orang lain untu masuk ke agamanya (yang, disadari atau tidak, menimbulkan kebencian2 lain dari orang2 yang saudara seagamanya banyak ditarik untuk masuk ke agama lain tersebut)
sebenarnya pada kenyataannya, bahkan untuk kajian agama dalam arti sempit.. (agama2 yang diturunkan oleh Tuhan bagi pengikut monotheisme) masalah agama tidak sekedar menjadi masalah yang mendapat dan memberi dampak hanya dari agama lain.. praktek2 politik, bisnis, idealisme, bahkan perdebatan antara kaum materialis atheis dan kaum monotheis (yang, dalam hal ini melibatkan banyak sekali agama dan teori2 sains, tentunya), sangat terlibat.. dan pada banyak kasus, munculnya saling membenci antar umat beragama ada karena ada pihak2 tertentu yang diuntungkan atas adanya dominansi atas suatu agama, atau perpecahan yang terjadi antar ua agama atau lebih..
dalam hal ini, kita tidak bisa menyalahkan individu2 atau dasar dari agamanya itu sendiri.. melainkan para oportunis dan orang2 yang diuntungkan dari adanya kebencian antar umat beragama tersebut..
jadi, bagi kita yang sedikit mengerti.. coba saja untuk memberi sedikit kontribusi pada perdamaian dengan tidak menjadikan agama sebagai tameng dan justifikasi dari provokasi.. jangan sekali2 menjual agama, apalagi menjadikan agama sebagai kendaraan untuk meraup keuntungan dengan memberikan kerugian pada banyak orang.. =),
————————————————————————–
Hahahah.. seneng banget waktu itu pas dapet jawaban terbaik.. :9,
shares
!