Bayi Ajaib (2)
Hey everyone, it seems that The Magic Baby Project (Proyek Bayi Ajaib) has more and more inspiration each day. Yaay! What a heap of interesting work to do:D
For example, in the next semester there will be a huge of subject credit awaiting, for I’m gonna take approximately 20 credits… including Mechanics and Scientific Communication.
There will also be
THIS
(Actually, THIS
is this post’s spotlight, ha ha)
Not to mention that the atmosphere of ICTP 2009 is warming up! Please pray for me that I can submit a good paper:D
Meta’s Analysis of Culinary Encyclopedia (I)
When it comes to food, I am an exhibitionist and crazy to share recipes and of course, to taste! Undoubtedly craving for sharp, spicy and adventorous delicacy. My tongue is one of those that although somewhat quite insensitive and more oftenly say ‘good’ to foods rather than resist them, but I believe that I have tasted WAY better and more exquisite cuisines than most of the world’s population do— so thankful for that:D. Let me introduce you to some of my most favourite recipes, which I will further analyze and make my own version…
Spaghetti Marinara
1kg Mussel (Washed And Beards Removed)
16 Uncooked King Prawns (Shelled And Deveined With Tails Intact) minced beef
400g Calamari (Cut Into 1cm X 5cm Strips) bacon
½ cup Dry White Wine
400g Packet Spaghetti
3 tablespoons Olive Oil
2 Garlic Cloves (Thinly Sliced)
1 bunch Spring Onion (Sliced) (ini maksudnya daun bawang)
1 medium White Salad Onion (Chopped) (ngg ini gambarnya mah kaya bawang putih biasaa)
250g Tomato Puree
Sea Salt (To Taste)
Ground Black Pepper (To Taste)
2 tablespoons Italian Parsley (Chopped)
Place white wine in a large saucepan and bring to the boil.
Sort mussels and discard any with open shells.
Add mussels to pan, close the lid tightly and steam for about 2-3 minutes until mussels open.
Remove half from their shells to combine with sauce and leave the balance in their half shells.
Set aside.
Cook spaghetti according to packet instructions.
Drain, drizzle with a little olive oil and toss to prevent sticking.
Set aside.
In a large pan, heat olive oil and saute garlic, spring onions and onion until soft and translucent.
Add tomato puree, salt and pepper to taste.
Bring to a simmer, stirring occasionally for 10-12 minutes.
Add the prawns minced beef and calamari bacon, stir and cook for a further 2-3 minutes.
Add all the mussels and pasta and combine gently.
Add the parsely, more pepper if desired and a touch of water if sauce is a bit dry.
Serve immediately with salad and fresh bread.
Comment and Analysis:
Menurut saya spageti versi marinara adalah yang paling enak sedunia. Pertama kali mencoba resep ini adalah waktu di Chickasha, OK, di sebuah restoran Italia bernama Napoli… hmm sungguh salah satu kenangan yang paling menyenangkan. Kalau dilihat dari berbagai referensi di internet sih, memang marinara itu saus yang bahan dasarnya seafood… tapi kalau di US sana kayanya banyak dari para chef yang memodifikasinya dengan mengganti seafood dengan daging(hmm yang paling sering dipakai memang pork sihh), jadii karena saya tidak makan babi saya akan ganti dengan tadaaa
minced beef and bacon beef!
Dan satu lagi yang akan saya modifikasi adalah winenya, dengan menggantinya dengan cuka dicampur gula. Err… takaran pastinya entar aja dipost lagi.
Tomato Puree
Ingredients:
1 kg tomatoes
hot water enough to submerge the tomatoes
Make a cross sign with a light cut, on the base of the tomatoes(not on the stalk side).
Place the tomatoes in a bowl, boil some water and pour over the tomatoes to cover.
When cool enough to handle, peel the tomatoes (the cross sign will make this easier).
Chop the tomatoes roughly and blend in a blender and strain.
In the microwave, prick the tomatoes and place in a dish. Cover and on HI for 4 minutes, peel and puree.
1 kilo of tomatoes yields 4 cups of puree.
Comment and Analysis:
Tampaknya dalam spagetti marinara kali ini, saya akan nurut saja dengan resep aslinya yaitu memakai tomato puree bukannya tomato paste. Analisisnya, tomato paste itu pakai garam sedangkan tomato puree tidak.
if you can’t see where the humour is, well that is just understandable
FNM: hallo…
NM: hai
FNM: aku fansmu…
FNM: boleh kenalan…
FNM: NM kan ya?
NM: yeah
FNM: NM sekolah di mana?
NM: emang kenapa?
FNM: pengen tau aja
FNM: basa basi ya…
NM: emang lu anak mana?
FNM: sekarang di jakarta
FNM: dulu sma di padang…
NM: iye, dulunya kuliah di mana?
FNM: dulu ilkom…
FNM: pengen lanjutin ke fisika…
NM: hee?
NM: dapet kontak gue dari mana?
FNM: liat di facebook kenalan
NM: hm, fb siapa?
FNM: namanya YSL Alev…
FNM: tapi saya blm add kk itu…
FNM: allo
NM: well…
NM: coba saya liat fb lu
NM: lu kenal kaleb di fb juga?
FNM: gak?
FNM: gak…
FNM: NM ngerjain fisika apa…
FNM: saya pengen belajar teori…
FNM: dulu pernah liat artikel ttg NP complete and physical reality
NM: sebelum gue jawab, lu yang di fb namanya fansmu *something ya?
FNM: bukan
FNM: can we just chat here?
NM: huaa kaga mauuu
NM: gue mau tahu lu duluu
FNM: kenapa
FNM: takut ya?
NM: ga juga sih
FNM: for now i’m interested with science…
NM: okay, okay… nah, tahu dari mana saya juga belajar fisika teori?
FNM: loh teori juga?
FNM: saya gak tau…
FNM: NM itu angkatan 2007 ya?
FNM: udah masuk lab ya di itb?
NM: yah, saya udah milih teori sih yaa
FNM: boleh tau apa?
NM: saya belajar econophysics…
FNM: oh…
FNM: ya saya pernah dengar ttg itu…komputasinya berat…
NM: dulu lu ilkom di mana?
FNM: UI
NM: ah saya tahu…
NM: kamu pasti kenalannya CB
FNM: ok kenal dikit
NM: please listen up, sir… saya nggak tahu apa2 tentang np complete, tapi tunangan saya, ya si kak YSL Alev itu, tahu banyak
NM: kamu mau kenalan sama dia?
FNM: he…tunangan…
NM: well?
NM: mau kenalan ga?
FNM:
FNM: too bad…
FNM: eh nggak…
FNM: maksudnya mau-mau
FNM: ada alamat ym nya kah…
FNM: saya gak terlalu seneng sama fb…
NM: ysl
NM: saya pingin conference juga nih
FNM: btw kapan nikah…
FNM: YSL itu ngajar atau masih kuliah jg
NM: asap, amin
NM: YSL sekarang S2
FNM: oh…
FNM: di teori ya…well…pasangan theorist dong…
FNM: iri sama YSL…
FNM: well i’m just trying to be honest
NM: ha ha ha I’m not that good
NM: I’m honest
FNM: maksudnya?
NM: nothing… nah, uda (YSL) udah approve lu elum?
NM: *belum?
FNM: belum…
FNM: udah saya add
FNM: tadi maksudnya apa/
NM: kaga… saya nggak sebagus itu di teori
FNM is typing a message.
FNM :well but he still get you…
FNM: aku liat foto NM di fb…
NM: lu tuh tipe orang yang liat/ respect orang berdasarkan tampang ya
FNM is typing a message.
FNM: gak selalu…
Last message received on 25/07 at 20:40
NM: terus? bagaimana mungkin hanya dengan melihat foto lu langsung cari tahu bahwa gue fisika?
FNM: lah info kan bisa dari mana mana mba
FNM: do you love him?
FNM: sorry jadi personal…
NM: sori tadi ngambil minum jadi lama
FNM: then, does he love you?
NM: okayy, kenyataan bahwa lu sampai bela2in ngedapetin info tentang gue hanya karena melihat foto gue itu… well, for me, dangkal banget
FNM: what ever…
FNM: yang dua tadi jawabnya apa?
NM: of course I love him… dan sepanjang yang gue tahu, he loves me too
FNM is typing a message.
FNM: yakin dia loves you…
FNM: yakin dia loves you…
Last message received on 25/07 at 20:47
NM: ya kalolah emang ada rencana konspirasi buat menyakiti hati gue oleh dia, wallahualam
NM: sekarang gue pingin menikmati semuanya aja
FNM: lah NM gak yakin sama dia?
NM: I’m just preparing for the worst, itu naluri perempuan
FNM: well, ok…
FNM: good for him to have you…
FNM: bad for the others who have feelings to you
NM: ha ha ha nice to hear that
FNM: well btw…anthropic landscape of string theory itu katanya np complete juga ya…
FNM: knapsack problem gitu…
FNM: keren ya fisika…
FNM: well someday…
FNM: btw udah dulu ya…thanks
NM: byee
FNM: semoga bahagia selalu dengan uda tersayangnya NM
NM: amiin
FNM: byee
Last message received on 25/07 at 20:58
NM: nice to talk to you
Deeply in Love On Thursday
I was deeply in love this very Thursday. Deeply in love in, pretty much everything. Myself. My life. My weaknesses.
And it’s all somewhat like a bunch of inspiration resulted from an accumulated boredom of stagnancy.
If even she has to struggle to make herself happy, why must I stop in despair?
I sincerely hope that the spirit won’t fade away
Di Balik Jendela Putih
Ini adalah salah satu serial cantik karangan Kyoko Hikawa, mangaka favorit saya. Ceritanya dimulai dengan gambar sebuah jendela berbentuk persegi panjang vertikal yang bagian atasnya berbentuk setengah lingkaran. Di balik jendela putih inilah cerita dimulai…
Jendela itu mirip sekali modelnya dengan jendela kelas saya waktu kelas 12. Yah, perbedaannya mungkin cuma karena jendela kelas saya tidak melengkung bagian atasnya.
Setelah lebih kurang dua tahunan ini sejak saya lulus SMA, ketika melihat balik ke masa lalu, hmm rasanya lucu juga yah, saya tidak pernah menamatkan masa SMA saya di Indonesia. Kalau dipikir-pikir, rasanya rugi juga tidak sempat menyengajakan diri barang satu hari pun untuk mencicipi bersekolah di kelas tua yang jendelanya menghadap persis ke halaman depan sekolah yang cantik itu. Apalagi, bagian gedung sekolah di mana kelas itu berada termasuk bagian gedung favorit saya. Langit-langitnya tinggi, udaranya selalu terasa sejuk pada hari yang dingin maupun panas.
Dan teman-teman sekelas saya, orangnya asyik-asyik:). Saya hanya ingat beberapa… yang saya sebutkan di sini(nama-namanya disamarkan), saya proyeksikan akan jadi orang-orang hebat Indonesia di masa depan:
1. Kecap : saya sudah dua kali sekelas dengan cowok yang tanggal lahirnya sama dengan saya ini, yang pertama waktu di kelas 10-6, dia jadi ketua kelas waktu itu. Dia pinter banget, selalu dapat nilai bagus di semua mata pelajaran eksak dan sangat lucu dan supel. Saya nggak akan heran kalau suatu hari nanti dia jadi Presiden Indonesia, kemampuannya menjalin relasi cukup bagus(kemampuan manajerialnyaa… ha ha ha no comment deh:p). Saat saya menulis ini dia sedang jadi mahasiswa Teknik Elektro ITB. ‘Kecap’ adalah julukan yang saya dan teman sebangku saya waktu SMP berikan karena sempat ngefans juga sama dia, ha ha ha… Tapi saya rasa dia nggak semanis kecap, kok.
2. Odel: Teman saya yang satu ini cantik luar dalam dan semoga bisa menjadi dokter yang baik(dia memang mengingatkan saya akan angsa putih karena semampai dan putih). Saya sudah dua kali juga satu kelas dengan dia, yang pertama dulu pas kelas 2-I di SMP 5 Bandung. Odel seorang pekerja keras, buktinya dia bisa masuk fakultas kedokteran UNPAD. Dia juga tipe orang yang kalau sudah berpegang pada suatu prinsip tidak mudah digoyahkan.
3. Ambarawa: Cowok ini juga teman satu SMP saya, waa… unik jugaa yaa karena ternyata saya juga sudah dua kali sekelas dengan dia. Kalau tidak salah, yang pertama tuh waktu di kelas 1-A di SMP 5 Bandung. Ambarawa orangnya ramah dan nyantei, dan terlihat dewasa(yah, saya kan tidak terlalu dekat dengan dia). Dia juga sangat pintar di bidang eksakta dan saat ini kuliah di Teknik Mesin ITB. Di kelas 3 IPA 8, dia jadi ketua kelas. Satu hal yang saya kagum dari dia adalah, dia bersemangat mempelajari apa saja.
Daftar menarik (bagi saya) ini akan saya update terus kalau ada waktu. Aanywaayy… saya bangga bisa menjadi salah satu dari kalian, kelas 3 IPA 8 SMAN 3 Bandung 2007:).
Thankful
Saya merasa bersyukur telah bertemu dengannya. Bersyukur, berterimakasih, thankful.
Hanya memandangnya saja dalam kehidupan saya, tentu hanya akan membuat perspektif itu sendiri menjadi parsial.
Namun dalam pandangan saya, dengan memilikinyalah saya bisa melihat hidup ini secara komprehensif.
(Dedicated to: Uda)