Penting Banget

August 23, 2009 at 2:37 am (Uncategorized)

Yang namanya kerja keras, bahkan untuk sesuatu yang kita cintai, rasanya tidak selalu manis. Yang saya rasakan, kebanyakan, malah pahitnya. Hmm… dulu jadi inget kalau saya pernah posting ini… ternyata kalau terlalu lama kaya gitu tidak enak juga untuk badan, terutama untuk otak(bagian kiri! seriously…), tengkuk, bahu, dan mata. Jadi, hiduplah secara proporsional sajaa… kalau ngantuk yaa tidur dulu lah, jangan maksain belajar, toh jadi lemot…

Anywaayy alert, alert! This is the second day of 2009 Ramadhan! Yippeee bentar lagii libur kuliah doong(ha ha ha dasar maunya refreshing ajaa). Yang jelas, akhir2 ini karena saya benar2 konsentrasi dalam belajar(menurut saya lhoo), jadi sering lapar… tak terkecuali saat puasa seperti ini… akhirnya yang terbayang adalah perasaan benar2 puas karena kemaren sebelum puasa sudah makan-ayam-penyet dengan sukses, hmm untuk buka puasa hari ini apaa yaa?

(Postingan saat jangar)

Permalink 1 Comment

happy birthdayy indonesia

August 17, 2009 at 12:36 am (Uncategorized)

sebenarnya saya bukan orang yang nasionalis ato gimana, yang setiap tahunnya ingat untuk memberi selamat hari jadi terhadap negara yang di atas tanahnya saya numpang lahir. hmm… sebenarnya judul posting kali ini cuma karena kebetulan harinya pas dengan hari yang katanya jadi Hari Proklamasi itu.

sebenarnya, saya bersyukur terlahir jadi seorang perempuan berdarah Minang di tanah Jawa loh jinawi Yogyakarta dari keluarga muslim. yeah, secara garis keturunan ini menguntungkan, karena adat Minang yang matrilineal bahkan menetapkan bahwa perempuan dalam keluarga-lah yang mendapat harta warisan, he he he. semua perempuan yang terlahir di bawah adat Minang adalah perempuan-perempuan yang beruntung, karena mereka nasibnya seperti itu. saya… sangat, sangat bersyukur bahwa Allah menganugerahkan latar belakang seperti ini pada saya. dan sejauh yang saya ketahui, di dunia hanya ada dua adat yang begini terhadap perempuan: Minang dan Yahudi. Yang satu bangsa Semith, dan betapa menakjubkan karena kita bisa menemukan suku yang satu lagi ternyata terletak di Sumatra Barat, di suatu wilayah geografis yang kemudian menjadi bagian dari… Indonesia. Inilah yang Indonesia telah wariskan kepada saya. Belum-belum saya sudah kalah satu poin kalau menghitung-hitung apa yang sudah Indonesia berikan kepada saya.

yang kedua, saya ternyata dipilihkan-oleh-Allah-melalui-Indonesia… untuk menjadi anak yang terlahir dalam keluarga muslim. I feel that this is The Greatest Blessing Ever, and hopefully I can always choose this path FOREVER. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia, di mana atmosfer keislaman sangat kuat terasa dan saya ingin berusaha menjadi seorang muslimah yang baik. Saya berharap saya bisa terus dengan sadar menjalani takdir sebagai seorang muslimah ini, menjaga terus nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil.

saya tidak bermaksud fanatik terhadap keyakinan saya.

saya ingin dengan sadar saya memilih bagaimana saya beribadah kepada Tuhan saya, dan saya memutuskan untuk memilih Islam. dan saya harap saya menjadi muslim, bukan hanya semata karena saya terlahir dari keluarga muslim di Indonesia. tapi memang somehow, keadaan Indonesia jualah yang semakin memantapkan pilihan saya untuk berIslam. terima kasih, sekali lagi saya hanya bisa bersyukur telah menjadi bagian dari Indonesia.

ketiga, kalau saja saya tidak terlahir di Indonesia. kalau saja saya bukan orang Minang yang kultur pendidikanya sangat tinggi itu, yang merupakan bagian dari Indonesia. Kalau saja buku-buku, komik-komik, kitab-kitab yang saya baca tidak berbahasa Indonesia yang merupakan bahasa ibu saya itu… belum tentu saya bisa merasakan nikmatnya bersekolah di kampus Indonesia ini, tepatnya di Fisika. Masyarakat Indonesia memang kebanyakan belum mencintai dan menghargai sains, namun saya bersyukur menjadi salah satu dari SEDIKIT orang yang berusaha memahaminya di negara ini.  Dear Indonesia, you still have a looong waaayy to go, I salute you a good luck. tapi saya selalu percaya bahwa di setiap hari kamu selalu bisa lebih baik.

Indonesia, saya berterima kasih atas segala yang telah kamu wariskan pada saya. saya nggak akan janji apa-apa. tapi sepanjang hidup saya, saya akan selalu ingat bahwa kamu adalah bagian dari diri saya.

Permalink Leave a Comment

A Special Date

August 5, 2009 at 2:56 pm (Uncategorized)

Kenapa yaa dengan tanggal 16 Agustus? Banyak amat yang nikah…

1. Dika-Teh Dita
2. Teh Detri-Kang Ahmad
3. Anak Himafi 2000, hu hu maaf emailnya kehapus jadi lupaa namanyaa

Permalink Leave a Comment

Thank You

March 10, 2009 at 1:14 pm (Uncategorized)

Thanks for making me cry lately these days

Permalink Leave a Comment

Die Erde Verfluchung

November 17, 2008 at 3:02 pm (Uncategorized)

Nol. Nol besar.

Aku terkesiap, membaca tulisan yang tertera di atas lembaran kertas yang-oh-sekarang-terlihat-begitu-tolol itu.

Dia hanya mesem-mesem, membuatku sebal.

Di akhir pelajaran, memang dia bicara padaku, berusaha menghibur— yang rasanya hanya sia-sia belaka. Aku tetap sedih, tuh:(.

Ah, mungkinkah kau mengutukiku? Karena kejadian itu?

Aku teringat pada kejadian Jumat malam itu, di hari ketigaku berpuasa. Drama perpisahan yang kaku membungkus suasana,

sisi kelamku keluar,

dan dia… dengan getir… berkata, ‘Terima kasih.’

Sungguh, aku menyayangimu.

Tapi bukan dalam konotasi itu.

Permalink Leave a Comment